Sesuatu tentang suatu kebohongan dan kebenaran. Mana yang lebih banyak dipilih oleh manusia. Secara umum manusia lebih memilih dibohongi, entah kenapa. Kebohongan memang bisa membuat bahagia dan kejujuran tersebut pasti menyakitkan. Tapi di sisi lain kejujuran memberikan kita kepercayaan. Suatu hal yang sangat sulit diterapkan di zaman sekarang. Disaat orang jujur mulai ditinggalkan dengan mencari kebohongan-kebohongan yang memberikan kebahagian semu. Masyarakat sekarang sudah tidak mau tau lagi tentang kejujuran.
Tapi bukan berarti itu akan merubah Gie, apa yang orangtua Gie tanamkan idealisme, kejujuran, kedisplinan tetap Gie pegang teguh. Love u my parents.
Minggu, 15 Mei 2011
Senin, 09 Mei 2011
Roti Canai Bunana
Setelah puas makan, waktu masih banyak sebelum menjemput si Chiko. Kita memutuskan untuk mencoba roti canai yang terletak di jalan Bypass Gusti Ngurah Rai. Sampai ditempat ternyata sangat ramai, hanya terdapat beberapa meja saja dan yang kosong hanya dua. Setelah menunggu sesaat, akhirnya kami memesan. Menunggu agak lama karena roti lagi dipanggang. Skip skip... makanan datang dan dilahap. Rasanya enak dan pas diperut.
Tempat: 7/10 (meja hanya sedikit dan tempat parkir sedikit karena letaknya di belokan)
Rasa: 9/10 (penilaian pribadi)
Pelayanan: 7/10
Harga: Gie membayar 29rb untuk1 roti Canai small, 1 roti chocolate, 1 teh tarik dan 1 teh lemon)
Total: 7,5/10
Tempat: 7/10 (meja hanya sedikit dan tempat parkir sedikit karena letaknya di belokan)
Rasa: 9/10 (penilaian pribadi)
Pelayanan: 7/10
Harga: Gie membayar 29rb untuk1 roti Canai small, 1 roti chocolate, 1 teh tarik dan 1 teh lemon)
Total: 7,5/10
Ole
Berawal dari perjalanan memandikan si chiko dari Gatot Subroto yang akhirnya dapat di Setiabudi. Lalu kami meluncur ke arah Mahendradatta menuju Warung Ole. Skip skip parkir mobil dan menuju meja di bangunan belakang dan memesan makanan dan minuman. Sambil nunggu makanan kita foto-foto. Makanan datang, Udang masak pedas rasa pedasnya mantab. Rasa Iga Bakarnya pun tidak kalah mantab. Pokoknya full mantab.
Tempat: 9,5/10 (tempat parkir cukup memadai)
Rasa: 9/10 (penilaian pribadi)
Pelayanan: 9,5/10
Harga: Gie membayar 149rb untuk 1 Iga Bakar Ole, 1 Udang Masak Pedas, 1 Nasi putih, 1 es jeruk nipis n 1 es kelapa muda
Total: 9/10
Tempat: 9,5/10 (tempat parkir cukup memadai)
Rasa: 9/10 (penilaian pribadi)
Pelayanan: 9,5/10
Harga: Gie membayar 149rb untuk 1 Iga Bakar Ole, 1 Udang Masak Pedas, 1 Nasi putih, 1 es jeruk nipis n 1 es kelapa muda
Total: 9/10
Sabtu, 07 Mei 2011
Paon
Berawal dari perjalanan keliling dari Peliatan - Dalung - Monang maning. Perut mulai terasa lapar, Gie n Wi meluncur ke daerah Renon sambil berpikir tempat makan. Akhirnya terpilihlah Paon untuk dicoba (teringat akan seorang teman yang pernah bikin status).
Meluncur... tempatnya di kawasan Renon di Jalan Drupadi VI No.5. Gampang nyarinya dari jalan utama Drupadi ada papan pengarahnya. Warung Makan Paon "Citarasa Guling dalam Daging Ayam" Sampai di lokasi, tempatnya bagus terbuat dari bambu dengan furniture bambu juga. Langsung disambut oleh pelayan yang ramah dan mempersilahkan duduk. Pelayan ramah banget menjelaskan semua menu dan memberikan saran menu yang dipesan. Tipat Kuah Ayam Guling dengan Minum Es Campur Paon serta Es Daluman Paon menjadi pilihan. Menunggu dengan semangkuk kecil kacang kedelai goreng.
Tanpa terasa minuman datang, es campur dan es daluman pun dicoba. Rasanya enak... tunggu lagi sebentar dan Tipat Kuah Ayam Guling pun datang.. dicoba..skip.skip. rasanya enak dengan bumbu yang terasa kental. Selesai makan.. tak lupa membayar. Pelayan tetap ramah. Sip.
Tempat: 8/10 (tempat parkir dari batu kerikil sangat menyulitkan bagi pengendara sepeda motor)
Rasa: 9/10 (penilaian pribadi)
Pelayanan: 9,5/10
Harga: mulai dari 8rb (Gie membayar 29rb untuk 2 Tipat Kuah Ayam Guling, Es Campur dan Es Daluman)
Total: 9/10
Meluncur... tempatnya di kawasan Renon di Jalan Drupadi VI No.5. Gampang nyarinya dari jalan utama Drupadi ada papan pengarahnya. Warung Makan Paon "Citarasa Guling dalam Daging Ayam" Sampai di lokasi, tempatnya bagus terbuat dari bambu dengan furniture bambu juga. Langsung disambut oleh pelayan yang ramah dan mempersilahkan duduk. Pelayan ramah banget menjelaskan semua menu dan memberikan saran menu yang dipesan. Tipat Kuah Ayam Guling dengan Minum Es Campur Paon serta Es Daluman Paon menjadi pilihan. Menunggu dengan semangkuk kecil kacang kedelai goreng.
Tanpa terasa minuman datang, es campur dan es daluman pun dicoba. Rasanya enak... tunggu lagi sebentar dan Tipat Kuah Ayam Guling pun datang.. dicoba..skip.skip. rasanya enak dengan bumbu yang terasa kental. Selesai makan.. tak lupa membayar. Pelayan tetap ramah. Sip.
Tempat: 8/10 (tempat parkir dari batu kerikil sangat menyulitkan bagi pengendara sepeda motor)
Rasa: 9/10 (penilaian pribadi)
Pelayanan: 9,5/10
Harga: mulai dari 8rb (Gie membayar 29rb untuk 2 Tipat Kuah Ayam Guling, Es Campur dan Es Daluman)
Total: 9/10
Rabu, 04 Mei 2011
Try Again
Mencoba lagi... tetep mencoba... berkali kali gagal tapi akan terus dicoba... OK. Tetep semangat. Just It. :)
Langganan:
Komentar (Atom)