Semua pasti pernah mendengar HIV, sebuah penyakit mematikan yang terus berkembang tapi belum ditemukan obatnya. Hari ini 1 Desember, diperingati sebagai hari AIDS Sedunia dimana kita diingatkan akan bahaya penyakit ini. Kita akan membahas sedikit apa itu HIV? Bagaimana penularan HIV? Serta perkembangannya di Bali?
HIV (human immunodeficiency virus) adalah sebuah retrovirus yang menginfeksi sel sistem kekebalan tubuh dan menghancurkan atau merusak fungsi mereka. Infeksi dari HIV menyebabkan pengurangan cepat dari sistem kekebalan tubuh, yang menyebabkan kekurangan imun. HIV merupakan penyebab dasar AIDS.
HIV menular melalui hubungan kelamin dan hubungan seks oral, atau melalui anus, transfusi darah, penggunaan bersama jarum terkontaminasi melalui injeksi obat dan dalam perawatan kesehatan, dan antara ibu dan bayinya selama masa hamil, kelahiran dan masa menyusui. Penggunaan pelindung fisik seperti kondom latex dianjurkan untuk mengurangi penularan HIV melalui seks.
Tercatat sekitar 150.000 penduduk Indonesia dilaporkan telah tertular HIV/AIDS. Namun kini kasus HIV/AIDS tidak saja ditemukan pada orang dewasa, tetapi juga ditemukan pada Balita.
Berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Bali, jumlah kasus HIV/AIDS di Bali saat ini mencapai 3.778 kasus. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Bali jumlah kasus HIV/AIDS di Bali pada saat ini diperkirakan mencapai 7.000 kasus. Dimana (KPA) Bali juga mencatat sekitar 300 balita pertahunnya terinfeksi HIV/AIDS di Bali, rata-rata para balita ini tertular HIV/AIDS dari kedua orang tuanya. Penularan HIV/AIDS di Bali kini semakin mengkhawatirkan karena hampir sekitar 40 persen kelompok yang tertular HIV/AIDS adalah kelompok remaja dengan umur antara 20-29 tahun.
Jadi, kita sebagai generasi muda hanya bisa mengingatkan sebelum obatnya ditemukan. Memakai pengaman hanya dapat mengurangi, tidak 100% menghalangi penularan virus HIV. Banyak cara penularan virus HIV tapi baru satu cara mencegahnya yaitu SETIA PADA PASANGAN.
Sumber:
Gambar
Dalam Setahun, 300 Balita di Bali Terinfeksi HIV/AIDS
HIV

Tidak ada komentar:
Posting Komentar